Minggu, 25 Oktober 2009

sarakah

adalah sebuah takdir bahwa seluruh mahluk tercipta dengan hasrat sejati tuk mengkonsumsi. Bayi kecil yang lahir akan menangis sejadinya sebagai tanda meminta air susu ibunya yang hangat dan bergizi.
Hewan-hewan mamalia kecil, yang lahir belum lama, juga selalu beringsut merapat keinduknya, menyusu.
Begitu pula halnya dengan pucuk-pucuk kecil tanaman yang baru menyembul di tanah, takkan pernah berhenti menyerap berbagai nutrisi yang terkandung dibumi.
Mungkin inilah kegiatan mengkonsumsi dalam ambisinya yang paling sederhana: bertahan hidup.

Tapi agaknya bagi manusia kegiatan mengkonsumsi telah menjelma dari sesuatu yang sederhana menjadi kusut. Mengkonsumsi tak lagi dilakukan sebagai kegiatan yang lahir dari kebutuhan, tapi yang berakar dari keinginan.

“aku ingin sepatu itu, Ma,” rengek seorang anak di sebuah pertokoan, yang baru dibelikan sepatunya yang kelima minggu lalu.
“anting-anting mutiara itu bagus betul,” mungkin kata seorang nyonya kaya berkalung berlian, yang terpana dikaca etalase sebuah Mal Mahal.
“mobil itu bagus sekali, seandainya aku punya itu, mungkin calon mertua akan kagum padaku,” begitu mungkin desah seorang lelaki dalam hatinya ketika angkot yang ia tumpangi bersama pacarnya disalip pelan oleh sebuah mobil mewah.

Posisi sebagai manusia, mahluk yang tak pernah puas itu, sepertinya telah bergeser dari pengonsumsi menjadi terkonsumsi. Tanpa sadar sesuatu yang menarik disekitar kita itulah yang membentuk mindset kita, membekaskan sesuatu persepsi, atau kepercayaan terhadap suatu janji, atau keuntungan yang ditawarkan, dan mendorong kita untuk terus mengkonsumsinya dari waktu ke waktu.

Saur nunugomez mah
nikmatilah apa yang kamu miliki dan milikilah apa yang kamu nikmati

Sabtu, 30 Mei 2009

NOBODY PERPECT BUT EVERYBODYZ SO SPECIAL

aku tahu.....
Ahli fisika tidak tahu apa-apa selain teori kuantum dalam bidangnya.
Ahli Geologi tidak tahu apa-apa tentang geomorfologi atau stratigrafi atau bahkan petrologi, tidak tahu apa-apa tentang teori makro-mikronya ekonomi.
Hanya sedikit menguasai matematika di luar tingkat dasar variasi kalkulus dan tak tahu apa-apa tentang aljabar Banach atau bermacam-macam Reimannian....
SO...WHO YOU ARE?

Minggu, 22 Maret 2009

be human or cyborg

Bayangkan gimana jadinya klo kita semua udah jadi cyborg dengan segala macam implan chip yang tersebar di sekujur tubuh kita.
Bukan tidak mungkin dengan melihat perkembangan teknologi yang semakin eduuun antara 10-30 tahun kedepan cyborg udah menjadi hal yang mungkin biasa seperti layaknya handphone atau laptop saat ini?
Bakalan tambah seru aja dunia ini!!!

Coba bayangkan kita bisa saling tukar format chip-chip yang kita punya dengan teman kita yang lain. Mungkin ketika kita lagi sedih kita bisa minta tolong kirimkan sinyal dengan format seneng dari teman yang lain. Dan kita bisa memutar ulang lagi format seneng itu berulang-ulang…mantaaaaff
Tapi jangan minta sinyal dengan software bajakan aja ya?

Pokoknya untuk sinyal kesenangan bakalan tersedia dengan mudahnya dari minta format yang pengen mabok minuman beralkohol level tinggi sampai teler+berjackpot-jackpot ria, minta sensasi mendaki gunung es yang ekstrim atau pengen dansa berpasangan dengan J_Lo, kita tinggal putar sinyal yang tersedia maka otak kita kan dimanifulasikan oleh program yang kita inginkan itu.
Minta format sensasi orgasm juga pasti ada…tinggal merem truz…?

Tapi dengan berkembangnya cyberchip, masa depan dalam konteks yang positif juga bisa kita dibikin format-format yang mampu memberikan pengobatan atau mempunyai sifat vaksin terhadap penyakit tertentu.
Bila hal ini terjadi, sudah pasti dan tentu akan merubah wajah dunia. Semua bidang di dunia pasti berubah total. Dunia kedokteran ga bakalan berarti karena buat apa lagi ada, semua manusia bisa mengobati dirinya sendiri?
Buat orang cacat, kita bisa minta diimplankan chip yang memfasilitasi kekurangan mereka. Misalnya orang buta, kita kasih chip yang berfungsi sebagai radar ultrasonik dan pemancar gelombang infra merah. Dengan begitu orang buta akan mampu hidup dengan selayaknya orang normal karena dibantu dengan sistem navigasi super canggih dari radar itu.

Handphone seri paling mutakhir pun akan langsung masuk tempat sampah karena kita kan secara langsung berkomunikasi antar pikiran dari alat komunikasi multifungsi kita ke otak lawan bicara.
Akhirnya kita kan pintar tanpa belajar karena otak kita sudah mampu langsung memecahkan hitung-hitungan yang sulit dan komplek? asalkan kode-kode dan rumusnya sudah terSAVE kedalamnya.
Ketika kita pengen meluncur ke dunia maya, lagi-lagi kita sudah tersambung didalamnya. Jadi kita bisa langsung terhubung dan langsung mengunjungi M I Y A B I (mungkin saat itu sudah nenek-nenek atau mati) dengan sekali kedip. Semua itu adalah impian yang belum tentu bisa terjadi dan mungkin juga bakalan terjadi. Karena otak kita belum tentu mampu menerima stimulasi-stimulasi asing yang datang dari luar tubuh.
Ya, klo ditanam dengan baik, klo justru malah bikin kita jadi gelo dan mati!

Meski banyak professor-profesor kelas hiu+gila+sinting yang terus meneliti dan melakukan percobaan tentang kemungkinan tercapainya sebuah cyborg yang handal.
Mereka mengesampingkan semua rasa ragu dan segala macam resiko yang menghantui mereka untuk berusaha mempersatukan manusia dan teknologi ke dalam cara yang belum pernah dicoba sebelumnya.
Salah satu tujuan mereka adalah bagaimana cara manusia bisa memperpanjang usia dan harapan hidup yang akhirnya mentok sampai pada ide untuk sekalian mengatasi apa yang disebut K E M A T I A N.

Kaum ini berusaha apa saja untuk mewujudkan hal ini, bahkan mereka yang sudah pada taraf ekstrim sebelum alat yang bisa bikin mereka jadi immortal, mereka berusaha untuk tak naik mobil atau pesawat karena buat jaga-jaga supaya gak terlibat dalam sebuah kecelakaan yang bisa aja mematikan mereka……watiiir euy jadi kasiksa ulah sendiri.
Dan bahkan ada yang berusaha puasa terus-menerus dengan tujuan memperlambat proses penuaan(alasan yang mendasari pemikiran ini adalah ketika tubuh kita tidak diberi asupan makanan, tidak diberi asupan kalori, maka tubuh kita akan memperbaiki diri). Mereka yakin bahwa kematian dapat ditanggulangi dengan serangkaian proses kombinasi genetik engineering, stem-cell teknologi dan nanomedicine.

Di saat kebanyakan dari kita manusia memimpikan kapan kita mampu menemukan obat yang menyembuhkan kanker atau AIDS, para transhumanist ini malahan berpikir kapan kita mampu untuk melawan proses kematian. Klo hal ini terjadi pastilah akan timbul pertanyaan besar tentang arti dari kemanusiaan.
Dalam kehidupan abadi takkan ada alasan untuk terburu-buru dikejar waktu, takkan ada yang namanya rasa khawatir, takkan ada yang namanya merencanakan masa depan. Dan ketika kita sudah sampai pada level yang lebih ekstrim lagi dan sangat mengkhawatirkan pisan adalah manusia akan melupakan Tuhan. Karena bagi mereka teknologi adalah berhala mereka yang baru…edaaaan!
apakah kita mau sampai pada tahap ini?

Dan menurut mereka menjadi cyborg adalah salah satu pilihan untuk melanjutkan evolusi manusia ke tingkat yang lebih tinggi.
Suatu saat nanti manusia akan menjadi komunitas yang tersisihkan. Jadi warga kelas dua, jadi obyek perbudakan robot-robot kuat dan super komputer yang mungkin saja gila kekuasaan.
Kita kan jadi budak mesin-mesin yang justru kita ciptakan sendiri…
sound terrifying?

Bila kita membayangkan…
dan pastilah ketika kita masih kecil pernah sempat berkhayal memang sepertinya enak sekali jadi cyborg, tubuh kita bionik, semua terasa gampang dan tak ribet, tapi di sisi lain sangat palalaur n hariwang oge!
Gimana klo program kita terhubung dengan virus oleh orang jahat yang pengen meracuni komputer kita atau ada orang iseng yang memerintahkan sistem komputer kita supaya berhenti bekerja atau jantung kita…!

Kita adalah manusia yang hanya memiliki kemampuan yang amat terbatas.
Kematian adalah rahmat bagi setiap individu. Memanipulasi genetik adalah sesuatu hal yang melecehkan kemuliaan manusia. Dan apakah dengan dengan terciptanya alat-alat ini akan mampu meningkatkan harkat serta martabat manusia?
Dan apalah arti teknologi yang supernano klo kita jadi takabur dan lupa!
Apakah kita kan benar-benar ingin menghapus karakteristik “manusia tempat segala salah, dosa dan lupa” yang sudah melekat menjadi sifat manusiawi kita.
Maka peran moral, naluri, nurani dan religi tak akan tergantikan.

Pis, lop n respek 4 all

Senin, 19 Januari 2009

dunia dalam

Kupetik bungamu, o dunia

Kutekankan dia ke dadaku dan durinya menusuk

Ketika hari surut dan gelap, kudapati bunga itu telah layu,

hanya kepedihan itu juga yang tinggal

Banyak bunga lagi akan datang kepadamu dengan wangi

dan kemegahannya, o dunia

Tetapi waktuku untuk mengumpulkan bunga telah lampau, dan sepanjang malam yang gelap tak lagi kumiliki mawarku, hanya kepedihan itu yang tinggal

Kamis, 18 Desember 2008

hidup

kalau gitar itu benda mati? kenapa dengan itu saya merasa hidup?



nunu gomez

Sabtu, 13 Desember 2008

kesiangan

cahaya pagi meluapi mataku
Inilah beritaMu kepada hatiku
WajahMu tunduk kebawah
mataMu memandang kedalam mataku
dan
hatiku menyentuh kakiMu



nunu gomez kesiangan

Kamis, 11 Desember 2008

engkau gaga putihku

engkau awan senja yang melayang di langit mimpi-mimpiku
kulukis engkau dan kubentuk engkau selalu dengan rinduku...engkau punyaku, punyaku
penghuni dalam mimpi-mimpiku yang tak berwatas!
kakimu merah mawar karena nyala gairah hatiku
pemungut nyanyian senjaku
bibirmu sedap-pedih karena rasa anggur kesedihanku...engkau punyaku, punyaku
penghuni dalam mimpi-mimpiku yang sunyi!
dengan bayang-bayang nafasku telah kukelamkan matamu...pemburu lubuk pandangku
telah kutangkap engkau dan kulihat engkau, kekasihku dalam jaring laguku
engkau punyaku, punyaku
penghuni dalam mimpi-mimpiku yang tak kunjung mati...
engkau Gaga putihku selalu




nunu gomez


Free Blogger Templates by Isnaini Dot Com. Powered by Blogger